Sep 14, 2011

Peningkatan Kemampuan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP Universitas Tadulako dalam Menulis Paragraf melalui Pendekatan Berbasis Proses

Abstrak

Berdasarkan pengalaman peneliti dalam mengajar mata kuliah menulis paragraf dan hasil evaluasi diri program studi pendidikan bahasa Inggris, kemampuan mahasiswa menulis paragraf masih rendah. Sehubungan dengan data tersebut, beberapa masalah utama dalam paragraf yang berkaitan dengan isi, organisasi, pemilihan kata, dan struktur kalimat termasuk tata bahasa dan mekanik (ejaan, tanda baca, dan huruf besar) dihadapi oleh mahasiswa di program studi tersebut. Oleh karena itu, salah satu cara yang cocok untuk mengatasi masalah itu adalah menerapkan pendekatan berbasis proses. Penelitian ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis paragraf deskriptif melalui pendekatan berbasis proses. Pendekatan ini dipilih karena dapat meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam proses menulis. Rumusan masalah penelitian ini adalah “Bagaimana kemampuan mahasiswa dalam menulis paragraf dapat ditingkatkan melalui pendekatan berbasis proses?”
Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif. Peneliti dan collaborator bekerja sama untuk membuat rencana satuan pelajaran, menerapkan, mengamati, dan merefleksikannya. Subyek penelitian ini melibatkan 29 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris semester dua tahun pelajaran 2008/2009, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako, Palu. Selama melaksanakan penelitian, dua orang tidak hadir karena sakit. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan mengikuti prosedur: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setiap siklus dalam penelitian ini terdiri dari 3 pertemuan. Pertemuan pertama difokuskan pada kegiatan pramenulis dan menulis draf awal, pertemuan kedua digunakan untuk kegiatan merevisi dan mengedit, dan pertemuan ketiga dilakukan untuk kegiatan menulis draf akhir. Data yang diambil melalui lembar pengamatan, catatan lapangan, questionnaire, dan hasil pekerjaan mahasiswa.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pendekatan berbasis proses berhasil meningkatkan kemampuan mahasiswa menulis paragraf. Peningkatan itu dapat diketahui dari hasil skor rata-rata 19,04 (63,46) pada siklus pertama bertambah menjadi 25,37 (84,57) pada siklus kedua. Selanjutnya, peningkatan juga diketahui dari partisipasi aktif mahasiswa dalam proses menulis dari 56,82% pada siklus pertama bertambah menjadi 84,09% pada siklus kedua.
Hasil tersebut diperoleh dari implementasi pendekatan ini yang dilakukan melalui lima tahap dalam menulis. Tahap pramenulis dilaksanakan untuk mengeluarkan dan mengorganisasikan gagasan dengan cara mengklasifikasi ide (gagasan) dan membuat kerangka atau outline dari sebuah paragraf. Tahap menulis draf awal digunakan untuk mengembangkan gagasan dari kerangka tersebut dengan cara menulis kalimat dalam draf dan mengorganisasikan kalimat itu menjadi tiga bagian yakni kalimat topik, pendukung, dan simpulan. Kalimat-kalimat itu disusun secara berhubungan dan beraturan dengan menggunakan tanda pengatur atau penghubung. Tahap merevisi dilakukan untuk mengidentifikasi dan memberbaiki isi dan organisasi sebuah paragraf dengan menggunakan strategi merevisi sendiri dan teman pasangan. Tahap mengedit dilaksanakan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan pada struktur kalimat, pemilihan kata, tata bahasa, dan mekanik seperti penulisan ejaan, tanda baca, dan huruf besar, dengan cara mengedit sendiri dan teman pasangan. Tahap menulis draf akhir dilakukan untuk menulis kembali draf yang telah direvisi dan diedit ke dalam draf akhir dengan menggunakan tulisan tangan dan pengetikan di komputer.
Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti mengajukan beberapa saran. Saran pertama ditujukan kepada para dosen untuk mengimplementasikan prosedur dari strategi pada pendekatan ini dalam mengajar menulis paragraf dengan cara mengetahui dulu permasalahan mahasiswa jika mereka menemukan permasalahan yang hampir sama dalam penelitian ini. Saran kedua ditujukan kepada pimpinan program studi pendidikan bahasa Inggris pada fakultas ini agar membuat suatu kebijakan untuk peningkatan kualitas pendidikan dengan mengadakan deseminasi dari prosedur pendekatan ini kepada para dosen mata kuliah Writing II (menulis paragraf) and meminta kepada mereka agar menggunakannya untuk mengajar mata kuliah tersebut. Selain itu, para peneliti disarankan untuk melakukan penelitian dengan menggunakan prosedur pendekatan ini untuk memecahkan permasalahan yang hampir sama dalam penelitian ini pada penulisan bentuk paragraf yang lain seperti narasi, eksposisi, persuasi, ataupun bentuk argumentasi.

Kata kunci:  pendekatan berbasis proses, paragraf, paragraf deskriptif, koherensi, kesatuan, kemampuan menulis

0 comments:

Post a Comment