Sep 7, 2011

Meningkatkan Kemampuan Menulis Argumentasi Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin dengan Menggunakan Teknik Diagram Pohon

By: Jumariati
Abstrak

Menulis esei argumentasi adalah salah satu masalah yang dihadapi oleh mahasiswa Strata 1 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Lambung Mangkurat. Kemungkinan penyebab dari masalah tersebut adalah penggunaan strategi pembelajaran yang kurang efektif untuk membimbing mahasiswa dalam menulis. Untuk mengatasi masalah tersebut, diadakanlah studi ini dengan menerapkan Teknik Diagram Pohon (TDP) dalam pengajaran menulis esei argumentasi. Teknik ini dipilih untuk mengatasi masalah mahasiswa karena berdasarkan hasil penelitian sebelumnya, (Lee, 2004; Riley, 2002) teknik ini membantu siswa melihat hubungan antar ide-ide dalam tulisannya. Sebagai hasilnya, siswa dapat meningkatkan kualitas tulisan mereka, tidak hanya dalam hal organisasi tapi juga tata bahasa, kosakata, dan mekanisme penulisan.
Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif: peneliti bekerjasama dengan kolaborator dalam hal: merancang rencana pembelajaran, menerapkan dan mengamati tindakan, dan mengadakan refleksi.
Subyek penelitian ini adalah para mahasiswa Strata 1 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Lambung Mangkurat yang sedang mengikuti Mata Kuliah Writing III pada Tahun Ajaran 2008/2009. Mereka adalah mahasiswa jalur non-reguler (mandiri), kelas B3. Mereka dipilih sebagai subyek karena berdasarkan silabus Mata Kuliah Writing III, mereka belajar bagaimana mengembangkan paragraf dan menulis esei. Hal ini sejalan dengan kegunaan teknik yang diterapkan, yakni Teknik Diagram Pohon.
Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus mengikuti langkah-langkah dalam penelitian tindakan kelas: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Data penelitian diperoleh dari hasil tulisan akhir mahasiswa, lembar pengamatan, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TDP dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis esei argumentasi. Pada studi awal, dari 27 mahasiswa hanya 4 orang yang mencapai nilai sama dengan atau lebih dari 70 (kriteria keberhasilan minimal dalam studi ini). Setelah penerapan Teknik Diagram Pohon, 18 orang dari 33 mahasiswa mencapai nilai minimal. Meskipun demikian, peningkatan jumlah mahasiswa yang mencapai nilai minimal masih belum memenuhi kriteria keberhasilan studi, yakni 75% dari seluruh jumlah mahasiswa di kelas. Sehingga, tindakan dilanjutkan ke siklus kedua. Setelah penerapan TDP di siklus kedua, sejumlah 26 orang dari 31 mahasiswa (83.87%) berhasil mencapai kriteria keberhasilan studi.
Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan, akhirnya dapat disarankan bahwa: (1) para mahasiswa mata kuliah Writing menggunakan Teknik Diagram Pohon untuk merencanakan dan menyusun tulisannya, (2) para pengajar ketrampilan menulis menerapkan Teknik Diagram Pohon didalam pengajarannya, (3) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Lambung Mangkurat memberikan perhatian lebih terhadap masalah pengajaran ketrampilan menulis di lembaganya dengan mempertimbangkan kekuatan Teknik Diagram Pohon dan mensosialisasikan teknik tersebut, dan (4) para peneliti lain mengadakan penelitian serupa dengan menerapkan Teknik Diagram Pohon untuk meningkatkan tidak hanya kemampuan menulis esei dalam jenis teks lain seperti deskripsi, narasi, atau eksposisi, tetapi juga meningkatkan kemampuan berbicara dan membaca.

Kata kunci: menulis, argumentasi, teknik diagram pohon

0 comments:

Post a Comment